Informasi Hacker Pembobol Situs Ashley Madison Dihargai 5 Miliyar Rupiah
Kawanan
hacker dari The Impact Team ini berhasil masuk ke sistem dan mengambil data
dari situs kencan tersebut, yang telah memiliki pengguna lebih dari 30 juta.
The Impact Team berhasil mengunduh file sebesar 9GB yang berisikan data-data
dari para pengguna situs kencan tersebut. Baik informasi nama, alamat email,
alamat tempat tinggal, bahkan detail dari rincian kartu kredit.
Avid Life Media, selaku
induk perusahaan Ashley Madison geram dengan tindakan para hacker tersebut dan
memberikan sejumlah imbalan yang terbilang fantastis. Dilansir dari
Fastcompany, Rabu (26/8/2015), pihak Avid Life Media telah melayangkan gugatan
ke Kepolisian Toronto, dan menawarkan imbalan sebesar 500 ribu Dollar Kanada,
atau setara dengan 5.3 miliyar Rupiah. Hal ini dibenarkan oleh staff pengawas
dari Kepolisian Toronto.
Imbalan tersebut mengacu
pada informasi dari kawanan hacker tersebut yang dapat merujuk ke proses
identifikasi, penangkapan, dan tuntutan.
Namun, sejauh ini, para
hacker kelas kakap biasanya sangat susah tertangkap karena mereka pandai
menyembunyikan barang bukti. Seperti yang dikatakan oleh Mark Lanterman, kurang
dari 1% hacker yang pernah tertangkap selama ini. Pria yang memiliki jabatan
sebagai Kepala Bidang Teknologi, Computer Forensic Services di Amerika ini juga
menambahkan, seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami untuk menangkap
kawanan hacker profesional. Bila ditemukan barang buktipun, para hacker akan
mencari cara bahwa barang bukti yang ditemukan tidak bisa menyeret mereka sama
sekali ke meja hijau.
Wah, seserius ini ya hingga
pihak Avid Life Media memberikan imbalan demi menangkap hacker yang telah
mengambil data-data pelanggan mereka.
Komentar