Shadow Defender
Sebagian
besar dari Anda tentu sudah mengenal Deep
Freeze, Windows
Steady State dan Returnil
Virtual System. Bagi Anda yang masih asing dengan Deep Freeze dan
konco-konconya tersebut, perlu Anda ketahui bahwa Deep Freeze merupakan sebuah software
yang mampu membekukan sebuah sistem.
Jadi, sebuah sistem yang telah Anda bekukan dengan Deep Freeze tidak akan dapat dihapus, ditambah, ataupun dirubah susunan komponennya setelah Anda restart komputer Anda. Software ini biasanya sering kita temui di komputer-komputer yang merupakan fasilitas umum, seperti warnet, sekolah, perkantoran, maupun instansi-instansi umum lainnya. Selain Deep Freeze, masih ada software lain yang masih sespesies dengannya. Software itu adalah ShadowDefender.
Shadow Defender merupakan aplikasi keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi isi PC/Laptop Anda dari perubahan yang tidak dikehendaki atau pun penyusupan oleh virus. Dengan mengaktifkan Shadow Mode, maka komputer Anda secara otomatis akan dioperasikan secara virtual. Artinya, semua perubahan yang terjadi tidak akan disimpan secara fisik di sistem PC/Laptop Anda. Misalnya, pada saat dijalankan ternyata ada virus yang berhasil menulari sistem Anda, maka dengan melakukan restart komputer, secara otomatis program ini akan mengembalikan sistem Anda seperti sedia kala tanpa terpengaruh sedikitpun.
Berbeda dengan software competitornya seperti Deep Freeze, software ini memperbolehkan kita untuk memilih file/folder yang tidak ikut divirtualkan. Sehingga memudahkan kita untuk menyimpan dan mengolah data yang diperlukan. Artinya, walaupun proteksi virtual dilakukan terhadap drive C/D, tetapi kita masih dapat menentukan sendiri mana file/folder yangtidakikutdivirtualkan
Untuk mulai merasakan manfaat dari software ini, silahkan Anda download terlebih dahulu paket instalasinya. Setelah semua ritual download selesai, instal software ini seperti biasa. Kemudian, berikut ini adalah cara penggunaan Shadow Defender yang kami jelaskan secara singkat...
-Jalankan program Shadow Defender yang telah diinstal
sebelumnya.
-Masukkan Serial Number yang telah disertakan dengan
mengklik tombol Register.
·
Klik tombol Exclusion List untuk memilih
folder-folder yang nantinya tidak ikut didekukan > klik tombol Add Folder
untuk menambah daftar folder > klik tombol Apply untuk menyimpan
daftar nama folder yang tidak ikut dibekukan.
·
Klik tombol Mode Setting untuk memilih drive
mana saja yang akan dibekukan.
·
Klik tombol Enter Shadow Mode untuk memulai
proses pembekuan.
-
·
Pilih Enter Shadow Mode On Boot.
·
Klik tombol OK (PERHATIAN! Penekanan tombol ini
secara otomatis langsung akan mengaktifkan Anda ke Shadow Mode/Mode
Bayangan/Pembekuan, sehingga apapun yang Anda ketik setelah tombol ini ditekan
tidak akan disimpan oleh sistem kecuali ke dalam folder-folder yang telah
didaftarkan pada langkah 3 di atas).
·
Restart Komputer Anda.
Kemudian Anda akan melihat logo Shadow Mode di
bagian tengah atas layar PC / Laptop Anda (hal ini menandakan mode
virtual/shadow telah diaktifkan).


Komentar